Istriku…
Tahukah engkau, saat aku terinspirasi menulis surat ini, mataku bergenang air bening disaat mengingatmu, disaat aku merasakan hangatnya perhatianmu, merasakan bagaimana sikap sikapmu kepadaku selama ini, betapa engkau adalah wanita yang dimuliakan dengan hijrah, ya kau mulia dengan hal itu, akulah sebagai saksimu , karena Nabi pernah berkata bahwa kalian adalah saksi bagi mu’min lainnya selama didunia ..
Tahukah engkau, saat aku terinspirasi menulis surat ini, mataku bergenang air bening disaat mengingatmu, disaat aku merasakan hangatnya perhatianmu, merasakan bagaimana sikap sikapmu kepadaku selama ini, betapa engkau adalah wanita yang dimuliakan dengan hijrah, ya kau mulia dengan hal itu, akulah sebagai saksimu , karena Nabi pernah berkata bahwa kalian adalah saksi bagi mu’min lainnya selama didunia ..
Istriku..Tiada sewaktupun engkau berpaling membantu semua kegiatanku, dari mulai mencuci, mengurus anak2ku, memasak makanan kesukaanku, hingga menemani perjalanan hidupku saat mengembara ke alam lain dimalam hari, dan menjaga ku disaat aku terlelap istirahat karena letih disiang hari.. Aku ridha atas semua ini, dan aku sangat berterima kasih, dan hanya Allah yang mampu membalas perjuanganmu, inilah jalan jihadmu istriku , aku hanya bisa lirih menuliskan untaian terima kasih dan hanya genangan bening dimataku inilah yang menjadi saksi ketulusanku akan keridha-anku padamu ..
Istriku
..
Tahukah engkau, seandainya
dikumpulkan seluruh perhiasan didunia ini untuk ditukar denganmu, maka sungguh
aku lebih memilihmu, karena :
“Dunia adalah perhiasan, dan
sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.”(HR. Muslim no. 1467)
Istriku…
Kau tahu syurga ? bukankah engkau
pun merindukannya, karena kita tahu akan gambaran indahnya dan kedamaian yang
ada didalamnya ..
Syurga dengan huruf Jim dan Nun
adalah sesuatu yang tertutup, maka artinya keindahannya tidaklah dapat digambarkan
dengan kata kata, tak dapat dilukiskan sekalipun seluruh lautan ini menjadi
tinta dari pena…
Allah berfirman : ”Seorangpun
tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam
ni’mat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah
mereka kerjakan.” (As Sajdah : 17).
Jika saja hanya ada satu ayat diatas
yang menjelaskan tentang syurga, maka cukuplah kiranya menggambarkan bagaimana
indahnya tak dapat digambarkan.
Istriku ..
Tahukah engkau, jalan menuju syurga
itu mudah bagimu?
Baiklah istriku, kutuliskan ini, dan
kuhadiahkan spesial untukmu…
Taatlah engkau kepada Allah dan
Rasul-Nya, karena ketaatan mu adalah penyebab keridhaan Allah, dan taat kepada
Allah bisa engkau wujudkan melalui bertauhid kepada Allah, menjadikan Allah
satu satunya tempat meminta pertolongan, menyembah hanya kepada Allah, menjauhi
kesyirikan, dan mentaati perintah Rasulullah dengan menjauhi para dukun dan
tukang ramal, tidak mempercayai mereka atau bahkan hanya sekedar mendatangi
mereka pun jangan kau lakukan, niscaya insya Allah engkau akan masuk syurga..
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi
wasallam telah mengkhabarkan, bagaimana para wanita ahli syurga adalah wanita
yang menutupi auratnya secara sempurna, maka bukanlah sebuah ketaatan disaat
engkau masih membuka lebar lebar auratmu kepada orang orang yang haram
melihatmu, bagaimana mungkin engkau merasa dan mengaku “saya muslimah yang taat
” sedangkan nabi menunjuk wajahmu dengan ciri yang disebutkan beliau
shallallaahu ‘alaihi wasallam sebagai “wanita yang berpakaian tapi telanjang
sebagai bagian terbesar penghuni neraka? “ Tutuplah auratmu, jagalah dan
hanya untuk suamimulah .. insya Allah engkau akan masuk kedalam syurga..
Lahan jihadmu adalah dirumah, maka
tetaplah dirumah, memasak itu berpahala besar, mencuci pakaian itu berpahala
besar, mengurus anak itu berpahala besar, dan itulah lahan jihad, maka adakah
kaum lain yang memuliakan wanitanya dirumah rumah mereka sebagai sesuatu yang
istimewa ? Apa kurang istimewa seorang wanita dipercayai memberikan pengajaran
bagi anak anaknya? menjadi guru bagi generasi berikutnya ? Apakah kurang
istimewa seorang wanita yang membesarkan buah hati mereka dengan pengajaran
dari hati, ketulusan dari jiwa ? Apakah mereka yang mulia itu yang berkarir, bergelimangan
harta, dengan melenggak lenggokkan menjual tubuhnya di depan kamera? menjual
murah sensualitasnya dihadapan publik hanya demi dollar dan rupiah ? Apakah
yang mulia itu mereka yang lebih tunduk kepada perintah atasannya dan
mengerjakan semua kemauan atasannya hanya karena ditukar rupiah, sedangkan
tatkala dirumah mereka menolak keinginan suaminya yang padahal hanya meminta
dibuatkan secangkir Teh hangat dan air putih serta sepiring nasi bagi suaminya,
dengan alasan telah letih bekerja seharian diluaran ? Mengapa pahala syurga mau
ditukar dengan gaji sebulan yang demikian murahnya ?
“Dan sedikit sekali dari
hamba-hambaKu yang bersyukur “ (Qs.
Saba’:13)
Carilah ridha suamimu, dan
bersikaplah sebagaimana salafmu (pendahulumu) : “Maukah kalian aku beritahu
tentang istri-istri kalian di dalam surga?” Mereka menjawab: “Tentu saja wahai
Rasulullaah!” Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Wanita yang
penyayang lagi subur. Apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya
marah kepadanya, ia berkata: “Ini tanganku di atas tanganmu, mataku
tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha.” (HR. Ath Thabarani
dalam Al Ausath dan Ash Shaghir. Lihat Ash
Shahihah hadits no. 3380)
Perhatikan .. Nabi shallallaahu
‘alaihi wasallam bersabda :
“Ini tanganku di atas
tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha.”
Gapailah ridha suamimu, jadilah
istri yang mampu menahan marah, dan mampu meredam marah suaminya, “Inilah
tanganku diatas tanganmu.. ” mengertikah engkau duhai istriku ?
“Dan orang-orang yang menahan
amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang
berbuat kebajikan”. (Qs. Ali-Imran: 134)
Jika engkau mampu mencari jalan yang
baik menuju keridhaan suamimu, maka insya Allah engkau akan masuk syurga..
Taatilah suamimu , selama dalam hal
kebaikan, dan nasehati dengan baik disaat suamimu sedang dalam keburukan, dan
bersabar atasnya, dengan mendoakanku, karena aku bukanlah Malaikat..
“Tidak ada ketaatan kepada
makhluk dalam bermaksiat kepada Al-Khaliq” (Silsilah Al-Ahadits
Ash-Shahihahno. 179)
Jagalah harta suami dan
kehormatannya disaat dia sedang tidak ada bersamamu, jangan masukkan kerumah
orang orang yang tak disukai suamimu, jangan memasukkan yang bukan mahrammu,
jangan berhubungan dengan orang orang yang tak disukai suamimu sekalipun hanya
sekedar SMS dan sapaan, karena itu merupakan pemicu masalah dan keburukan,
jagalah kehormatannya dan jangan sebarkan aibnya sekalipun menurutmu itu adalah
orang orang yang terdekat kepada suamimu, sedangkan dia tidak ridha atas hal
itu.
Jangankan sebuah keburukan istriku,
sebuah kebaikan saja yang engkau jalankan dan itu terkait dengan ketidak
ridhaan suamimu karena bisa jadi suamimu membutuhkanmu semisal puasa sunnah,
maka jika engkau laksanakan sedang suamimu tidak ridha, maka takkan berpahala
sama sekali bagimu..
“Tidak halal bagi seorang isteri
untuk berpuasa (sunnah), sedangkan suaminya ada kecuali dengan izinnya. Dan
tidak halal memberi izin (kepada orang lain untuk masuk) ke rumahnya kecuali
dengan seizin suaminya.” (HR.
Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)
“Demi Dzat yang jiwaku berada di
tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu
si istri menolak (enggan terhadapnya), maka penghuni langit murka kepadanya
hingga suaminya ridha kepadanya.” (HR.
Bukhari no. 5194 dan Muslim no.1436)
Bahkan sebagian ibadahnya bisa
tertolak dengan sebab ketidak ridha-an suaminya :
“Ada tiga kelompok yang
shalatnya tidak terangkat walau hanya sejengkal di ataskepalanya
(tidak diterima oleh Allah). Orang yang mengimami sebuah kaum tetapi kaum itu
membencinya, istri yang tidur sementara suaminya sedang marah kepadanya, dan
dua saudara yang saling mendiamkan (memutuskan hubungan).” (HR. Ibnu Majah I/311 no. 971 dan dihasankan oleh
Al-Albani dalam Misyakatul Mashabih no. 1128)
Maka berbahagialah istri yang wafat
dalam keadaan suaminya ridha kepadanya, .
Itulah beberapa point penting
tentang jalan menuju syurga bagimu .. semoga engkau dimudahkan untuk melaluinya
..
Dari suamimu yang mencintai
dan menyayangimu karena ketaatanmu...